resonansi

hmmm,,
masih teringat dengan senar gitar saya..??
memang kenangan pahit,,tapi ada sebuah fenomena menarik dari peristiwa sang senar..

perhatikan,,
saya mengalami kesulitan untuk mmbunyikan nada harmonis pada gitar saya ketika ada satu saja senar yang ‘berbeda’..susah di setem, dll,,
kenapa??
pernah mendengar yang namanya resonansi?? yahh,,resonansi akan terjadi ketika memiliki frekuensi yang sama..

untuk menyetem gitar, harus dapet frekuensi yang sama,
salah satu pengaruhnya adalah karena salah satu senar berbeda dengan yang lain (beda bahan lah, ketebalannya ga sesuai standar, yahh,pokonya beda we lah..)

intinya,
dalam kehidupan ini, terkadang kita akan menghadapi suatu keadaan ketika kita akan berada dalam sebuah ‘tim’ untuk mencapai tujuan bersama,,
nahh,,akan sulit untuk mencapai sang tujuan itu ketika salah seorang dari tim itu mempunyai ‘frekuensi’ yang berbeda dengan anggota lainya,,

seperti senar gitar saya,
sulit untuk mencapai nada yg harmonis, karena susah beresonansi,,jadinya frekuensinya ga sesuai..

atau sebaliknya,,
masing2 memang harus punya peran yang spesifik di tim itu, misalnya senar gitar, harus terdiri dari nada2 E, G, B, D, A, E.. frekuensi yg berbeda2 itu apabila bersatu akan membunyikan sebuah nada yang harmonis, nada yg indah, cadences yg merdu sebuah musik!!!

kembali ke tim yg tadi, kita masing2 harus tau, di tim itu kita membunyikan nada yg mana?? jangan sampai fals..

kawan, apakah kita sedang memainkan nada yang indah,
are you or me play the wrong frequency..??

if ‘us’ are no longer sounds great, there must be someone between us play wrong frequency..??

*ada yg mau nyumbang saya senar nilon d’addario ke-lima dan ke-enam?*

Leave a Reply