Archive for August, 2007

fenomena tingkat III : tugas , presentasi , dan parkir!!!

Thursday, August 30th, 2007

hari ini genap sudah 9 hari perkuliahan saya lewati. Hmmm, di tahun ketiga saya di kampus ini, ada beberapa hal yang saya perhatikan berubah cukup signifikan dan bisa dikatakan menjadi sebuah fenomena (weks, mentang2 ambil kuliah fenomena gelombang, dan fenomena transport, musim deh fenomena)..

1. Tugas, hmmm, tugasnya makin edan-edanan asli. ga kayak waktu saya tingkat 1 or 2, yg tugasnya itu asal kerjain aja (maksudnya tinggal ngitung, ga tinggal jg deng, yaaa, artinya cm cukup cari referensi aja cukup) nah sedangkan di tahun ketiga ini tugas2nya ga cuma itu. Ada pelibatan daya analisis mahasiswanya di sini, wah, rasa-rasanya dah mirip TA jg.

Asli, keotentikan data dan orisinalitas pemikiran emang dituntut banget disini. Dan kita, mau ga mau, dituntut buat jadi orang yang kreatif dan peka. Whew, percayalah makin banyak malam akan saya lewati dengan terjaga.

2. Presentasi, nahhh, ini implikasi dari tugas-tugas yang melibatkan pemikiran kita juga. Makanya, hasil pemikiran kita ini, biar valid kan harus dari berbagai macam referensi. jadi pemahaman kita kuat, ga cuma asumsi doang. Ga kaya kerjain soal matematik, kerjain kl ketemu jawabannya angkanya sama yaa bener..

dan untuk persiapan presentasinya juga, guys, it’s not so damn that easy…!!

3. Parkir,,!! weleh,,mungkin rada-rada ga nyambung loh..tapi asli,,ini bener2 fenomena..!! sulitnya parkir di kampus gajah itu asli G I L A = G E L O, weks.. pwenuuuhhhhhh pisan, berjejal-jejalan.. iiihhhh,,

rasanya semua mahasiswa baru angkatan 2007 ga ada yg naik transportasi umum deh..pokonya jumlah motor rasanya sebanyak pasir di pantai, debu di gurun, semut di pohon mangga, giii..iii…ii..la dah..!! bwanjak bener..!!

asli,,

banyak pisan..

mudah2an saya bisa segera lulus dari kampus ini sebelum parkirnya makin-makin-makin..

hiiihhhh,,

so,
SEMESTER 5..

here i go…!!!

weks, 1.5 taung lg TT

Wednesday, August 29th, 2007

genap sudah 2,5 tahun gigi saya dipagari sesuatu yg secara rutin membuat sariawan bersarang di bibir saya. Juga secara konsisten mengakibatkan saya tidak bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan.

yaks, tadi saya baru dari si dokter buat kontrol si pager. Dan karena kontrol yang sekarang udah terlambat 1,5 bulan alhasil saya diomelin sama si dokternya (lagi-lagi)..

rada males jg euy kontrol teh,
soalnya, pasti tiap abis kontrol langsung ga bisa makan. Makan nasi rasa makan batu. sengsara abis kan..!!

jadi we, kontrol yg kuduna sebulan sekali, malah jd molor bisa sampe 3 bulan,,hwehwehwe,,*dasar pamalesan*..

dan,,
tadi sembari si dokter ngobrak-abrik si mulut terjadi sebuah percakapan

Saya (S) : Dok,,
Drg. M (M) : ya..
S : kira-kira, kapan ya ni perkakas gigi ini dicabut??
M : hmmmm,,yaa kalo rajin mah cepet.. tinggal ngerapetin aja,,udah rapi sebenernya.. cm blm kuat
S : ooo,,akhirnya dok,,
M : yaa,yang rajin aja ya..
S : eh dok, emang cepetnya tuh berapa lama..??
M : ya, kalo behelnya dicabut mah setauneun lagi lah bisa, asal rajin tiap bulan lho.. kl kelewat-kelewat lg mah, tar molor lg..
S : wekkss,, lama bener dok.. trus udah aja, jd bagus kan??
M : hmmm,, belum..habis itu pasang kawat lepasan,,yaaaaa,, palingan setengah taun lah..
S : aduh dok,,
M : kl kawat yg lepasan itu harus bener2 rajin,, malahan kl bisa lebih dr 6 bulan,,setaun lebih bagus lagi..
S: oh noooo, dok..arrgghh (ini sakit beneran lantaran si kawatnya dah dikencengin..)

-selesai-
hwaaaaaaaaaaaaaaaa,,,sakit gigiiiiiiiiiiiiiiiiiii…

tetep semangat!

Sunday, August 19th, 2007

hidup ini menarik,,
mirip pertandingan sepakbola..

selama pertandingan, ada suka, ada duka, ada sorak-sorai, ada cidera, ada emosi, ada gelak tawa, ada tetes air mata, ada perseteruan, ada persahabatan, ada macem-macem lah, semua ada..

dalam pertandingan sepakbola, ketika kita tengah menikmati kerjasama tim membantai tim lawan, ketika asik mengurung lawan dengan gempuran-gempuran serangan, bisa saja kita kecolongan, ada satu kesalahan, ada satu kejadian tak terduga, yang bisa membuat kita tersentak,,

entahlah kebobolan tiba-tiba, pemain yang cidera, yahh, banyak hal lah..

namun,
pertandingan masih berlanjut, bung!! peluit akhir belum bertiup, boleh jadi kita bersedih, boleh jadi kita menangis, namun.. segera bangkit kawan, hapus air matamu, tegakkan kepalamu, dan…

kembali berteriak, kembali berlari, kembali kejar bolanya,, mari bersenang-senang bermain sepakbola, nikmati permainannya.. jangan larut dalam kesedihan, kawan!!

*tetap semangat*

TT_besok dah mulai kuliah_TT

cinta-cintaan..

Friday, August 17th, 2007

jadi,,
setelah baca postingan saya di bawah itu,,
mengerti kan?? untuk melakukan ‘itu’ tuh bukan pekerjaan yang mudah..!!

makanya,,saya mah ga akan buru-buru seperti yang diidam-idamkan oleh sebagian besar kawan saya (hahaha..)
nikmatin ajalah bung, prosesnya masih panjang..

hehe,,
ngerti kan??

jadi??
kalian masih keukeuh ga peduli tentang hal-hal lain keukeuh we asal cinta aja??
yah,,whatever lah..
silakan nikmati kehidupan masing-masing..

hehe,,
*maap klo ada yg saya kecewain yaaa..really, it’s not that easy!!*

[ga] semuanya karena cinta

Friday, August 17th, 2007

QUESTION ..4: How does he/she treat other people?

The one most important thing that makes any relationship work is the
ability to give. By giving, we mean the ability to give another
person pleasure.

Ask: Is this someone who enjoys giving pleasure to others or are
they wrapped up in themselves and self- absorbed?

To measure this, think about the following: How do they treat people
whom they do not have to be nice to, such as waiters, bus boys, taxi
drivers, etc.. How do they treat their parents and siblings? Do
they
have gratitude and appreciation?

If they don’t have gratitude for the people who have given them
everything; can you do nearly as much for them? You can be sure that
someone, who treats others poorly, will eventually treat you poorly
as well.

QUESTION ..5: Is there anything I’m hoping to change about this
person after we’re married?

Too many people make the mistake of marrying someone with the
intention of trying to "improve"; them after they’re married. As a
colleague of mine puts it: "You can probably expect someone to
change after marriage for the worse" If you cannot fully accept this
person the way they are now, then you are not ready to marry them.

In conclusion, dating doesn’t have to be difficult and treacherous.
The key is to try leading a little more with your head and less with
your heart. It pays to be as objective as possible when you are
dating; to be sure to ask questions that will help you
get to the
key issues. Falling in love is a great feeling, but when you wake up
with a ring on your finger, you don’t want to find yourself trouble
because you didn’t do your homework.

Another perspective. ..

There are some people in your life that need to be loved from a
distance.. It’s amazing what you can accomplish when you let go of
or at least minimize your time with draining, negative,
incompatible, not-going anywhere relationships. Observe the
relationships around you.

Pay attention…
Which ones lift and which ones lean?

Which ones encourage and which ones discourage?

Which ones are on a path of growth uphill and which ones are going
downhill?

When you leave certain people do you feel better or feel worse?

Which ones always have drama or don’t really understand, know, or
appreciate you?

The more you seek quality, respect, growth, peace of mind, love and
truth around you…the
easier it will become for you to decide who
gets to sit in the front row and who should be moved to the balcony
of your life.

An African proverb states, "Before you get married, keep both eyes
open, and after you marry, close one eye"; Before you get involved
and make a commitment to someone, don’t let lust, desperation,
immaturity, ignorance, pressure from others or a low self-esteem
make you blind to warning signs. Keep your eyes open, and don’t fool
yourself that you can change someone or that what you see as faults
aren’t really that important.

Do you bring out the best in each other?

Do you compliment and compromise with each other, or do you compete,
compare and control?

What do you bring to the relationship?

Do you bring past relationships, past hurt, past mistrust, past
pain?

You can’t take someone to the altar to alter them. You can’t make
someone love you or make someone stay.

If
you develop self-esteem, spiritual discernment, and "a life"; you
won’t find yourself making someone else responsible for your
happiness or responsible for your pain. Seeking status, sex, and
security are the wrong reasons to be in a relationship.

WHAT KEEPS A RELATIONSHIP STRONG IS:

1. TRUST

2. COMMUNICATION

3. INTIMACY

4. A SENSE OF HUMOR

5. SHARING TASKS

6. SOME GETAWAY TIME WITHOUT BUSINESS OR CHILDREN

7. DAILY EXCHANGES (meal, shared activity, hug, call, touch, notes,
etc.)

8. SHARING COMMON GOALS AND INTERESTS

9. GIVING EACH OTHER SPACE TO GROW WITHOUT FEELING INSECURE

10. GIVING EACH OTHER A SENSE OF BELONGING AND ASSURANCES OF
COMMITMENT

If these qualities are missing, the relationship will erode as
resentment withdrawal, abuse, neglect, and dishonesty; and pain will
replace.

cinta ‘doang’ ga cukup!!

Friday, August 17th, 2007

hmmm,,
akhir2 ini saya banyak menerima ‘undangan’..yang lantas membuat saya sedikit berpikir tentang hal ‘itu’..
benarkah untuk menjalankan sebuah hubungan itu cukup hanya berlandaskan ‘cinta’ doang??
jujur, menurut saya ga..
ada yang lebih dari sekedar cinta yang kita butuhkan untuk membentuk sebuah hubungan,,
here they are..

artikel dari sebuah milis,,
dan saya setuju banget!!

     FINDING AND KEEPING A LIFE PARTNER

Golden rules for finding your life partner by Dov Heller, M.A.

When it comes to making the decision about choosing a life partner,
no one wants to make a mistake. Yet, with a divorce rate of close to
50%, it appears that many are making serious mistakes in their
approach to finding Mr./Miss. Right!

If you ask most couples who are engaged why they’re getting married,
they’ll say: "We’re in love"; I believe this is the ..1 mistake
people make when they date. Choosing a life partner should never be
based on love. Though this may sound "not politically correct",
there’s a profound truth here.

Love is not the basis for getting married. Rather, love is the
result of a good marriage. When the other ingredients are right,
then the love will come. Let me say it again: "You can’t build
a
lifetime relationship on love alone"; You need a lot more!!!

Here are five questions you must ask yourself if you’re serious
about finding and keeping a life partner.

QUESTION ..1: Do we share a common life purpose?

Why is this so important? Let me put it this way: If you’re married
for 20 or 30 years, that’s a long time to live with someone. What do
you plan to do with each other all that time? Travel, eat and jog
together? You need to share something deeper and more meaningful.
You need a common life purpose.

Two things can happen in a marriage:
(1) You can grow together, or
(2) You can grow apart.

50% of the people out there are growing apart. To make a marriage
work, you need to know what you want out of life!

Bottom line; marry someone who wants the same thing.

QUESTION ..2: Do I feel safe expressing my feelings and thoughts
with this person?

This question goes to the core of the
quality of your relationship.
Feeling safe means you can communicate openly with this person. The
basis of having good communication is trust - i.e. trust that I
won’t get "punished"; or hurt for expressing my honest thoughts and
feelings. A colleague of mine defines an abusive person as someone
with whom you feel afraid to express your thoughts and feelings. Be
honest with yourself on this one. Make sure you feel emotionally
safe with the person you plan to marry.

QUESTION ..3: Is he/she a mensch?

A mensch is someone who is a refined and sensitive person. How can
you test? Here are some suggestions. Do they work on personal growth
on a regular basis? Are they serious about improving themselves? A
teacher of mine defines a good person as "someone who is always
striving to be good and do the right ";. So ask about your
significant other: What do
they do with their time? Is this person materialistic? Usually
a
materialistic person is not someone whose top priority is character
refinement.

There are essentially two types of people in the world:
(1) People who are dedicated to personal growth and
(2) people who are dedicated to seeking comfort.
Someone whose goal in life is to be comfortable will put personal
comfort ahead of doing the right thing. You need to know
that before walking down the aisle.

*bersambung*

the string

Wednesday, August 15th, 2007

kini senar-senar itu telah membunyikan frekuensi yang berbeda..
tak lagi berbunyi menghasilkan dentingan nada indah,,
tak lagi bersatu..

saatnya cari instrumen lain??????
hmm,,

yahh,,
semoga senar2 itu dapat kembali membunyikan nada indah di instrumen yang lain,,
mungkin memang instrumen ini memang tak lagi jadi tempat yang pas untuk senar-senar ini berkumpul..

apologize and forgiveness

Sunday, August 12th, 2007

nobody’s perfect,
setiap orang tak luput dari kesalahan,,
and those such things..

mungkin jadi yang melatari aktivitas2 yang saya jadikan judul postingan saya yang ini,
memberi dan menerima maaf..

keduanya,
membutuhkan hati yang lapang, keikhlasan, kerendahan serta ketulusan hati melawan keangkuhan dan kesombongan diri..

dan pastinya, keduanya sama2 sulit dilakukan,,
well, really neither to forgive nor to apology is easy..

oya, to forgive disini bukan berarti kalo orang yg bermasalah itu udah ask for apology,,forgiveness is not given by asking, is it..??
so do apology,,

both to forgive and to apology must come within our deepest heart..

hanya,
bagaimana untuk melawan kenagkuhan diri ketika hendak meminta/memberi maaf..

meminta/memberi maaf sama sulitnya dengan mengatakan cinta bukan..??
*aaaiiihhh* ngelantur gini..

resonansi

Saturday, August 11th, 2007

hmmm,,
masih teringat dengan senar gitar saya..??
memang kenangan pahit,,tapi ada sebuah fenomena menarik dari peristiwa sang senar..

perhatikan,,
saya mengalami kesulitan untuk mmbunyikan nada harmonis pada gitar saya ketika ada satu saja senar yang ‘berbeda’..susah di setem, dll,,
kenapa??
pernah mendengar yang namanya resonansi?? yahh,,resonansi akan terjadi ketika memiliki frekuensi yang sama..

untuk menyetem gitar, harus dapet frekuensi yang sama,
salah satu pengaruhnya adalah karena salah satu senar berbeda dengan yang lain (beda bahan lah, ketebalannya ga sesuai standar, yahh,pokonya beda we lah..)

intinya,
dalam kehidupan ini, terkadang kita akan menghadapi suatu keadaan ketika kita akan berada dalam sebuah ‘tim’ untuk mencapai tujuan bersama,,
nahh,,akan sulit untuk mencapai sang tujuan itu ketika salah seorang dari tim itu mempunyai ‘frekuensi’ yang berbeda dengan anggota lainya,,

seperti senar gitar saya,
sulit untuk mencapai nada yg harmonis, karena susah beresonansi,,jadinya frekuensinya ga sesuai..

atau sebaliknya,,
masing2 memang harus punya peran yang spesifik di tim itu, misalnya senar gitar, harus terdiri dari nada2 E, G, B, D, A, E.. frekuensi yg berbeda2 itu apabila bersatu akan membunyikan sebuah nada yang harmonis, nada yg indah, cadences yg merdu sebuah musik!!!

kembali ke tim yg tadi, kita masing2 harus tau, di tim itu kita membunyikan nada yg mana?? jangan sampai fals..

kawan, apakah kita sedang memainkan nada yang indah,
are you or me play the wrong frequency..??

if ‘us’ are no longer sounds great, there must be someone between us play wrong frequency..??

*ada yg mau nyumbang saya senar nilon d’addario ke-lima dan ke-enam?*

my 5th and 6th string

Saturday, August 11th, 2007

begini ceritanya,,
akhir2 ini saya sedang bersemangat sekali untuk memperdalam tentang musik, baik dari segi teori maupun praktiknya,,
maklum lah,,rasanya otak kanan ini kurang gizi sekali,,ga imbang porsi bebannya dengan otak kiri,,bisa2 saya jadi kayak robot tanpa perasaan..

sambil jg belajar gitar lagi,,
saking menggebu2nya belajar gitar,,maka sang gitar akustik tercinta saya ganti senarnya semua,,karena emang sebagian udah ada yg karatan, ada jg yang emang dah mati. meskipun blm putus..

tanya ke sana, tanya ke sini,,
akhirnya dapet saran bahwa merk senar yg bagus jenis nilon yg pas dengan gitar akustik saya adalah merk d’addario..
memang kudu merogoh kocek sedikit, tapi sebanding lah dengan kualitas suara senar d’addario ini..emang mantebh abis,,

nahh,,
karakteristik senar baru adalah, dy ga boleh dimainin dl,,karena dy blm meregang semuanya..jd kudu nunggu sang senar untuk sepenuhnya meregang..biasanya 2 harian lah..

tapi tiap hari kudu di setem, karena ya itu tadi, si senar kan perlahan2 meregang, jadi pasti setelanya turun, makanya kudu di setel terus,,terus,,terus..
karena nadanya pasti turun,,turun,,turun,, selama tiga harian,,

di hari kedua,
memang benar, nadanya udah turun jauhhh dengan pas kemarinya pas baru di setem.. maka sang senar saya setem ulang dengan piano adik saya.. (jd kepingin pny garputala..) nahh,,
dimulai dengan senar ke-enam (E).. memang turunnya banyak jg (atau nada piano yg sy setem dengan sang senar ketinggian satu oktaf..)..

akhirnya saya mulai jg tuh senar saya setem, wahh,,emang keliatan udah tegang banget,,lalu, saya mulai setem senar kelima (A),,kali ini ga perlu disamain dengan piano, cukup nadanya agar sama dengan senar ke enam fret ke lima..

krn terdengan perbedaan bunyi yg cukup mencolok, maka sang senar kelima saya kencangkan (sebenernya dengan agak sedikit kasar dan kurang sabar jg,,)
ketika sedang asik mengencangkan senar kelima untuk mencari nada yg pas..tiba2..

tuing,,
sang senar putus..!!

grrrrhhh,,
itu senar baru..!!!!

asli,,kesel pisan,,

karena sedang semangat2nya belajar gitar,,maka tanpa pikir panjang hari yang sudah mendekati maghrib itu saya bela2in ke cicadas,,nyari senar ke lima,,dan ke enam jg sih,,soalnya pas diliat,,emang senar ke enam itu udah hampir2 putus jg..

berangkatlah saya ke cicadas,,
sampe sana masuk ke toko2 musik,,ternyata ga ada yg merknya d’addario..!!
heuh,,emang wkt itu nemunya jg susah sih,,kudu di toko musik yg rada gedean..

karena emang dah males nyari,,
cm tersedia 2 merk (yg bisa dibeli ketengan..) yamaha dan pyramid..kedua merk yg kualitasnya entah-berentah..

karena sang merk gitar itu yamaha,,akhirnya diputuskan lah untuk membeli senar yamaha, yang harganya seperlima dari senar d’addario..

sampai rumah,,dipasangkanlah senar E dan A,,
tp eh tp,,
ga enakeun,,

rasanya beda,,
beda jauh sm senar ke empat (D)..

dan ini mengurangi semangat main gitar secara drastis,,
beda bahan senarnya,,
ahhh,,pokonya beda lah…

sekarang si gitar teronggok aja,,baru aja di setem lg,,dah bisa dipake sih,,
cm ga enakeun,,
jd we males…

***